[MPL Team Profile] CAPCORN: Mantan Para Joki yang Haus Prestasi

CAPCORN mungkin memang nama baru di persaingan Mobile Legends di Indonesia. Perjalanan mereka yang terbilang mulus saat kualifikasi pertama mengantar mereka bisa lolos di Final Qualifier MPL Season 2 yang diadakan 6-8 Juli 2018 lalu.

Group stage Final Qualfiier berhasil dilalui dengan pencapaian yang meyakinkan. Bergabung di grup B, mereka berhasil meraih tiga kemenangan dan sekali kekalahan. Hasil tersebut membuat tim yang berlogo jagung tersebut lolos ke Regular Season MPL Season 2.

Baca Juga :

Mereka berhasil mengalahkan BOOM.ID yang sebenarnya sedang naik performanya. Selain itu mereka juga mengalahkan Saints Indo, perwakilan Indonesia di MSC 2017 dan Aura Esports, lawan terakhir mereka di group stage.

Satu-satunya kekalahan terjadi saat mereka melawan Louvre, tim yang menjuarai Codashop Weekdays Finals – Oronamin C dan runner up Garuda Cup 2018.

Dari kiri ke kanan : Xin, Chester, Raizel, zdesign, js, Arsene

Perjalanan dari Penjoki jadi Pro Player

Kami mewawancarai Adimas “Chester” Andoko yang juga salah satu pemain dari CAPCORN untuk menanyakan langsung perjalanan mereka selama kualifikasi hingga sekarang.

Berikut pemain dari Capcorn beserta hero favorit mereka.

  • Adimas “Chester” Andoko (Hayabusa)
  • Arif “Raizel” Antoni (Gussion/Lancelot)
  • Aden “Xin” Gumilang (Saber)
  • Irza “Js” Alfiansyah (Grock/Akai)
  • Muamar “Arsene” Raihan (Hylos/Lolita)
  • Wahyu “Zdesign” (manajer Capcorn divisi ML)

CAPCORN sebenarnya mulai membentuk tim Mobile Legends sejak April 2018 namun akhirnya mengganti semua pemainnya menjadi tim yang sekarang di akhir Mei. Roster baru ini sebelumnya sudah kenal satu sama lain dan tiga di antaranya berasal dari Jakarta dan sisanya dari planet lain, alias Bekasi.

Alasan mereka menerima pinangan dari Capcorn sangat sederhana. “Karena kita kepengen aja punya sponsor” kata Chester.

Saat perbincangan kami di Media Day untuk MPL ID S2, Chester juga mengaku bahwa sebelum ini mereka sebelumnya adalah para penjoki rank. Tak hanya para pemain biasa, mereka juga bahkan mengaku banyak pemain pro lain yang menggunakan jasa mereka – meski mereka tak ingin membocorkan siapa saja nama-namanya.

Mereka pun mengaku bergeser dari joki jadi pro player karena haus akan prestasi.

Latar belakang tim ini sungguh menarik. Pasalnya, tentunya tak ada yang meragukan kemampuan individu para penjoki karena mereka memang sehari-harinya dibayar untuk panjat rank. Namun nama-nama mereka memang jadinya jarang terdengar.

Itulah juga yang diakui oleh Chester. Mereka mengaku mental jadi tantangan terbesar mereka karena sebelumnya tak pernah menggunakan identitas sendiri. Namun mereka pun memberanikan diri untuk tampil demi mendulang prestasi.

Capcorn saat menjuarai turnamen Whatsup Galaxy
Sumber : Fanpage Capcorn

Perjalanan dan Pendapat Mereka di MPL ID S2

Tidak hanya berhasil lolos ke MPL Season 2, CAPCORN juga telah memiliki prestasi untuk roster barunya seperti juara pertama di Dunia Games JIExpo, juara pertama di Whatsup Cafe Bekasi, dan juara pertama di turnamen USNI.

Chester memberikan komentarnya mengenai pencapaian timnya bisa lolos ke MPL Season 2. “Tentunya kami senang dan bahagia bisa lolos dan pastinya selalu bersyukur hehe” katanya.

Saat melawan BOOM.ID, Chester mengaku sangat pede melawan mereka. “Karena kita bisa mengatur draft pick dengan sangat baik” katanya saat ditanya kunci kemenangan mereka. Namun sayang mereka harus menelan kekalahan dari Louvre.

“Ketika lawan Louvre mungkin kita sedikit kecolongan draft, seharusnya kita tidak perlu takut dengan Fanny mereka. Ini menjadi pelajaran bagi kita hehe..” katanya.

 

Setelah kekalahan tersebut, mereka mampu bangkit dan berhasil mengalahkan Saints Indo dan Aura Esports. “Kuncinya yakin, pede, dan main serapih mungkin” kata Chester.

Lolosnya mereka ke MPL Season 2 tentu merupakan loncatan terbesar bagi tim ini. Tidak hanya berasal dari nama baru namun mereka juga akan menghadapi tim-tim ternama.

“Semua wajib diwaspadai karena sudah sampai sejauh ini, yang jelas semuanya kuat dan tidak ada yang mudah” kata Chester saat ditanya pendapat mengenai lawan di MPL Season 2.

Saat kami tanyakan 3 tim mana yang mereka prediksi akan berada di puncak klasemen Regular Season MPL ID S2, mereka pun menjawab Louvre, Aerowolf, dan RRQ.

 

Mereka mengaku tidak memiliki strategi apa-apa dalam menghadapi lawan di MPL Season 2. “Kita cuma bermain, dan setiap kita main kita samakan dengan main di ranked, jadi kita jangan sampai punya beban dan main lepas saja” katanya.

Namun demikian, mereka juga mengaku memiliki persiapan yang matang untuk bertanding melawan tim-tim papan atas Mobile Legends Indonesia. Mereka mengaku latihan 3-4 jam sehari untuk nge-rank. Setiap kalah dan menang, mereka menonton pertandingan untuk dianalisa.

 

Sebelum menutup wawancara ia menyatakan harapannya mengenai MPL. “Harapannya, semoga setiap tahunnya MPL makin maju makin baik dari lagi dan makin banyak tim-tim baru yang bisa ikutan ajang ini” katanya.

Terakhir, mereka pun mengatakan, “selalu dukung dan doain kita. Selalu semangatin kita baik saat menang ataupun kalah.” Pesan mereka kepada para fansnya.

Kehadiran Capcorn di MPL sebenarnya cukup diperhitungkan oleh tim-tim lainnya yang berlaga di sini. Sejumlah tim lainnya yang kami wawancara juga bahkan menyebut Capcorn sebagai salah satu dari 3 tim yang akan berada di puncak klasemen Regular Season MPL ID S2 nanti.

Klik gambar untuk memperbesar

Jadi, bagaimana nasib para mantan joki ini nanti di panggung tertinggi dunia persilatan Mobile Legends Indonesia? Jangan lupa tonton mereka di Regular Season MPL ID S2 yang dimulai hari Jumat ini tanggal 7 September 2018 di Facebook Fanpage Mobile Legends.